Program Studi D4 Teknologi Kelautan berdiri pada tanggal 21 Mei 2013. Program Studi merupakan program vokasi sarjana terapan yang berada dibawah Jurusan Rekayasa Perikanan dan Kelautan, Politeknik Perikanan Negeri Tual.
Menjadi penghasil lulusan teknologi kelautan berkompoten dan profesional bertaraf global.
Menyelenggarakan pendidikan vokasi berbasis ristek yang holistik untuk menghasilkan lulusan yang komponen dan profesional dalam bidang teknologi kelautan serta berahlak mulia.
Menghasilkan Sarjana Terapan yang profesional dan handal dengan memiliki keterampilan teknis dalam bidang Rekayasa Teknologi Kelautan.
Membina dan mengembangkan kehidupan masyarakat akademik yang di dukung oleh budaya ilmiah dan suasana akademik yang menjunjung tinggi kebenaran objektif, terbuka, jujur, kritis, kreatif, inovatif dan tanggap terhadap perkembangan serta perubahan jaman.
Menghasilkan karya-karya ilmiah teknologi kelautan terapan yang berkualitas tinggi melalui fungsi penelitian dan pengabdian.
Profil lulusan dari Program Studi D4 - Teknologi Kelautan adalah menjadi:
1. Penilai Ekosistem Pesisir
Lulusan mampu melakukan penilaian kondisi dan dinamika ekosistem pesisir melalui pendekatan geo-oseanografis, analisis sedimen, kualitas perairan, dan pemanfaatan data survei kelautan. Lulusan memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan mampu memberikan rekomendasi pengelolaan pesisir yang berkelanjutan sesuai kaidah keselamatan, etika, dan regulasi.
2. Analis Sumber Daya Kelautan
Lulusan mampu menganalisis potensi dan permasalahan sumber daya kelautan berbasis data survei lapangan, penginderaan jauh, dan instrumentasi kelautan. Lulusan terampil mengolah, menginterpretasi, dan menyajikan data untuk mendukung pengambilan keputusan di bidang kelautan dan pesisir.
3. Estimator Sumber Daya Kelautan
Lulusan mampu melakukan estimasi potensi sumber daya kelautan dan pesisir secara kuantitatif dengan memanfaatkan metode survei, pemodelan sederhana, serta standar dan prosedur teknis yang berlaku. Estimasi dilakukan dengan mempertimbangkan aspek teknis, lingkungan, sosial, dan ekonomi.
4. Perekayasa Kelautan (Marine Engineering Associate)
Lulusan mampu merancang, mengoperasikan, dan mengevaluasi sistem, peralatan, atau wahana kelautan sederhana berbasis standar keteknikan dan keselamatan kerja. Lulusan memiliki kemampuan rekayasa terapan, kerja tim, dan penyelesaian masalah rekayasa umum di bidang kelautan.
5. Technopreneur di Bidang Kelautan
Lulusan memiliki jiwa kewirausahaan berbasis teknologi kelautan, mampu mengidentifikasi peluang usaha, mengembangkan produk atau jasa berbasis survei dan teknologi kelautan, serta mengelola usaha secara profesional dan beretika.
6. Asisten Pendidik dan Instruktur Kelautan
Lulusan mampu berperan sebagai asisten pendidik, instruktur praktik, atau teknisi laboratorium kelautan dengan kemampuan menyampaikan pengetahuan, membimbing praktikum, serta menyusun laporan ilmiah dan teknis sesuai kaidah akademik.